Minggu, 01 April 2012

Bangkit dari Keterpurukan

Berbenah Diri

Bismillah..
Ya Allah, memang banyak sekali kekurangan pada pribadi ini.
Kadang masih terlena dengan pujian, terlalu banyak pujian yang terlontar justru akan melemahkan hati ini.
Teledor, tidak bisa memanaje sesuatu, semuanya ingin serba instan, ingin segera seleasi tetapi kurang memperhatikan proses, tujuan utama, dan esensi dalam diri
Banyak lupa, lupa adalah fitrah manusia, tapi terlalu banyak lupa bisa menjadikan orang lain terdzolimi, bahkan hak-hak pada diri sendiri yang seharusnya terpenuhi, bisa HILANG karena LUPA
Mengeluh, mengeluh karena tugas, amanah, dan banyak hal, seakan diri inilah yang paling banyak mendapatkan pekerjaan itu
Membuang waktu, seakan waktu masih kita miliki tak berfikir entah kapan batas hidup ini. Membuang yang telah lewat dengan begitu saja.
Ambillah hikmah dari setiap kejadian
Teringat kisah dari sebatang pensil,  sebuah pensil selalu meninggalkan tanda atau goresan. Seperti juga manusia, kita harus selalu sadar dan waspada karena apa pun yang kita perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan dan goresan. Maka berhati-hatilah dalam berpikir, berucap, dan bertindak. Sehingga, goresan yang kita tinggalkan akan menjadi guratan yang memberi manfaat bagi diri dan orang lain.”

Tak lupa, saat melakukan berbagai kesalahan, kita belajar berbenah diri untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik. Saat kita maju, tak lupa untuk tetap belajar semoga apa yang telah dan akan kita pikir, ucapkan, dan perbuat, mampu bermanfaat untuk orang lain.

Saat kita masih kecil, saat kita melakukan suatu kesalahan, atau keteledoran yang mungkin akan membahayakan diri atau pun orang lain, ibuk selalu memarahi, memberikan segala nasihat agar tidak melakukan hal itu lagi, tetapi saat kita sudah berinjak dewasa apapun yang kita lakuakan adalah pilihan kita, seorang ibu tak selama nya berada disamping kita yang selalu mengatakan ini benar dan ini salah, tapi hati masing-masing yang menjadi ratunya.

Berbenah diri dimulai dari hari ini…
Sampai waktu yang tidak ditentukan…
Wahai Dzat Yang Menggenggam jiwa-jiwa kami,
Bersamai kami dalam pembenahan diri ini,
Agar berbenah kami selalu pada apa yang Engkau inginkan atas kami..amiin..

1 komentar: