Rabu, 28 Desember 2011

Menjaga Kehormatan Diri


Assalamu’alaikum wr.wb,

Salam ukhuwah, semoga Allah selalu menetapkan ni’mat islam n iman y agar kita tetap selalu istiqamah di jalan-Nya.

Ada sebuah kisah dari seorang akhwat,

Ini bermula dari dia melakukan chatting dg lawan jenis y. Awalnya, niat y biasa saja, hanya karena ingin menjawab salam. Karena stiap orang yg melakukan chat dg dirinya selalu mengawali y dg salam.
Namun, anehnya, pertanyaan ataupun pernyataan setelah salam itu, selalu menarik perhatiannya. Baik berupa ucapan terimakasih, menanyakan kabar, hingga sesuatu yg diketahui oleh seseorang tentang dirinya. Seperti “Syukron ya…” , “Apa kabar??”, “Eh, kamu mau buka toko y??”.

Awalnya, akhwat tersebut terpaksa menjawab pertanyaan2 yg dilimpungkan oleh y. Ia janji, hanya menjawab pertanyaan itu saja dan untuk tujuan yang baik saja. Namun, setelah berlanjut dan terus berlanjut,, pertanyaan yg ditujukan kepada y sudah mulai keluar dari koridor.

Si akhwat dan si ikhwan pun mulai saling memotivasi, memberi info, dan sebagainya. Sepertinya mereka mulai santai melakukan hal tsb. Sekarang, setan sudah mulai membisiki mereka untuk bertukar nomor, berlanjut pada sms an, dst.

Suatu hari, si akhwat baru menyadari ada yang aneh pada dirinya. Perlahan ia menyadari, bahwa ia mulai suka kepada ikhwan yang mengajaknya chatting. Pada selama ini, ia anggap itu biasa saja. Astaghfirullahal’adzim….

Tahukah anda ikhwan, bahwa wanita itu lemah dan mudah ditaklukkan. Sebagai saudara kami, tolong, jaga kami. Karena kami akan kuat menolak rayuan preman, tapi bisa jadi kami lemah dengan surat cinta kalian.

Tolong, kami hanya ingin menjaga diri. Menjaga amal kami tetap tertuju pada-NYa. Karena janji Allah itu pasti. Wanita baik hanya diperuntukkan laki-laki baik.

Jangan ajak mata kami berzina dengan memandangmu.
Jangan ajak telinga kami berzina dengan mendengar pujianmu.
Jangan ajak tangan kami berzina dengan menerima hadiah kasih sayangmu.
Jangan ajak kaki kami berzina dengan mendatangimu.
Jangan ajak hati kami berzina dengan berkhalwat denganmu.

Antum memang bukan Mush'ab
Antum juga tak sekualitas Yusuf ,

Tapi Antum bukan Arjuna dan tak perlu berlagak seperti Casanova. Karena Islam sudah punya jalan keluar yang indah: segeralah menikah atau jauhi wanita dengan puasa

Bukankah akan lebih indah bila kita bertemu dengan jalan yang diberkahi-NYA? Bukankah lebih membahagiakan bila kita dipertemukan dalam kondisi diridhai-NYA?

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,
مَا تَرَكْتُ بَعْدِى فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ
“Tidaklah kutinggalkan suatu ujian yang lebih berat bagi laki-laki melebihi wanita” (HR Bukhari no 4808 dan Muslim no 2740 dari Usamah bin Zaid).

Ini adalah jawaban yang akhwat tersebut dapatkan, dan akhirnya berjanji untuk tidak melakukannya lagi. Dan ia bertaubat kepada Allah atas perbuatannya.

Tanya: Apakah boleh mengajak aku ngobrol via chatting?
Jawab:
Wahai saudaraku, hal ini tidaklah dibolehkan. Hubunganmu dengannya semula adalah chatting lalu berkembang menjadi komunikasi langsung via telepon dan ujung-ujungnya adalah ungkapan cinta. Apakah hanya akan berhenti di sini?
Semua hal ini adalah trik-trik Iblis untuk menjerumuskan kaum muslimin dalam hal-hal yang haram. Bersyukurlah kepada Allah karena Dia masih menyelamatkanmu. Bertakwalah kepada Allah, jangan ulangi lagi baik dengan perempuan tersebut ataupun dengan yang lain.

Tanya: Apa hukum seorang laki-laki yang chatting dengan seorang perempuan via internet dan yang dibicarakan adalah hal yang baik-baik?
Jawab: Tidak ada seorangpun yang bisa mengeluarkan fatwa yang bersifat umum untuk permasalahan semisal ini karena ada banyak hal yang harus dipertimbangkan masak-masak. Fatwa yang bisa saya sampaikan kepadamu adalah obrolan dengan lawan jenis yang semisal kau lakukan adalah tidak diperbolehkan. Bukti nyata untuk hal ini adalah apa yang kau ceritakan sendiri bahwa hubunganmu dengan perempuan tersebut terus berkembang ke arah yang terlarang.

copas:

http://ustadzaris.com/pacaran-terselubung-via-chatting-dan-hp
http://www.facebook.com/notes/ummu-salwaa/untukmu-cowopriaikhwandan-semacamnya/404007763787

Tidak ada komentar:

Posting Komentar